Thursday, September 6, 2018

Perintah Dasar linux Mengelola Aplikasi Linux

Mengenal Package dan Package Manager

Package- Saat kamu menggunakan windows semua aplikasi disebut dengan aplikasi atau kamu menyebutnya program, namun saat kamu menggunakan linux istilah aplikasi diganti dengan package/paket jadi jika saya menggunakan istilah package berarti sama dengan aplikasi.
Service manager- Untuk memudahkan dalam mengelola package/aplikasi di linux maka linux menyediakan package manager/software manager,aplikasi package manager ada yang berupa console (dpkg dan APT )dan ada pula versi gui (synaptic package manager ,mintinstall)

Mengenal Daemon dan Service Manager

Daemon- Istilah ini digunakan untuk aplikasi/program/package yang berjalan sendiri di background (tidak mempunyai tampilan) dan tidak bisa dikontrol,dia hanya bekerja untuk melakukan tugas yang spesiifik.Daemon dalam windows lebih dikenal dengan aplikasi service.Jenis aplikasi daemon/service dalam penamaan  nya biasanya ditambahkan akhiran huruf dan aplikasi ini hanya bisa di start,stop,restart atau dikelola menggunakan aplikasi khusus yang disebut dengan service manager.Untuk menginstall dan menghapus aplikasi daemon kamu tetap menggunakan package manager.
Service manager- Aplikasi Service manager dibuat khusus untuk menangai dan mengelola (start,stop,restart) service/daemon pada sistem linux.Dulu aplikasi service manager yang digunakan adalah initd dan untuk saat ini menggunakan systemd yang merupakan pembaruan dari service manager lama initd.

Mengelola Aplikasi Linux Menggunakan console dan GUI Package Manager

Untuk distro ubuntu dan distro turunan nya termasuk linux mint yang sedang kamu pakai saat ini menggunakan format *.deb sebagai format installer untuk semua aplikasi/package.Maka ada 2 cara untuk mengelola aplikasi/package pada ubuntu linux mint yaitu menggunakan package manager DPKG dan APT

DPKG  (Debian package manager versi lama)

Merupakan package manager untuk distro berbasis debian dan hanya bisa digunakan untuk menginstall package local secara manual dan tidak bisa digunakan untuk menginstall package yang beradai di repository secara online,penyempurnaan dari DPKG adalah APT.
Perintah Install (Install Command)
$ sudo dpkg -i /path/to/packageName.deb, Menginstall aplikasi dengan format debian package *.deb
$ sudo dpkg -R --install /path/to/folder/fillWithPackage/ , menginstall semua paket dalam format *.deb yang berapa di suatu folder
Perintah Pengelolaan (Management Command)
$ sudo dpkg -l Meilihat semua aplikasi yang terinstall
$ sudo dpkg -l namaPaket Untuk mengecek apakah paket/aplikasi terinstall dan menampilkan nya dalam bentuk list sederhana
$ sudo dpkg -c /path/to/namaPaket.deb ,Melihat isi dari paket yang akan diinstall
$ sudo dpkg -s namaPaket ,Mengecek apakah paket terlah terinstall dan menampilkan informasi detail tentang paket tersebut
Perintah uninstall (Removal Command)
$ sudo dpkg -r namaPaket ,Menghapus namaPaket dan mempertahankan konfigurasi yang dibuat oleh namaPaket
$ sudo dpkg -p namaPaket ,Menghapus namaPaket dan semua konfigurasi yang dibuatnya

APT (Advanced Package Tool) – Versi baru

APT merupakan seperangkat tool yang digunakan untuk mengelola debian package agar lebih mudah dan bisa digunakan untuk menginstall package dari repository secara online, APT biasanya digunakan oleh linux berbasis debian seperti ubuntu. Versi GUI dari APT adalah Synaptic package manager
Perintah Install APT (Install Command)
$ sudo apt-get install nama_package ,Untuk menginstall package
$ sudo apt-get build-dep nama_package ,Untuk menginstall dependencies yang diperlukan oleh nama_package,jika nama_package tidak ditemukan di repository maka akan error.
$ sudo apt-get install nama_package1 nama_package2 nama_packageN ,untuk menginstall package lebih dari satu sekaligus.
Perintah Perawatan APT (Maintenance Command)
$ sudo apt-get update ,Untuk mengupdate informasi package ,informasi inilah yang digunakan untuk pembanding dengan versi package yang terinstall di komputer kita dengan versi yang ada di repository.
$ sudo apt-get upgrade ,Untuk mengupgrade semua package di komputer kita yang versinya lebih rendah dari versi repository,biasanya kita menjalankan apt-get update terlebih dahulu untuk fetch versi package dari repository ke komputer kita
$ sudo apt-get dist-upgrade ,Alih-alih mengupgrade semua package yang terinstall,command ini hanya mengupgrade packge penting saja.
$ sudo apt-get check ,Untuk melakukan diagnostik terhadap package yang mengalami broken dependencies
$ sudo apt-get -f install ,Untuk fix broken package dependencies
$ sudo apt-get autoclean ,Untuk menghapus .deb file untuk package yang sudah tidak terinstall di system,biasanya ketika kita menginstall package,linux akan menyimpan deb file di cache directory.
$ sudo apt-get clean ,Menghapus semua package yang berada di directory cache tanpa pandang bulu.cache berada di /var/cache/apt/archives untuk melihat total ruang yang terpakai oleh cache bisa menggunakan perintah du -sh /var/cache/apt/archives
Perintah Pencarian APT (Search Command)
$ sudo apt-cache search deskripsi ,Digunakan untuk mencari package yang mengandung deskripsi yang telah kita tentukan,misalnya kita ingin mencari game balap tetapi tidak tau nama package game nya kita bisa menggunakan perintah $ sudo apt-cache search racing game
$ sudo apt-cache show nama_package ,digunakan untuk melihat informasi detail tentang package
$ sudo apt-cache policy nama_package , Digunakan untuk mengecek apakah package telah terinstall di komputer kita.
Perintah uninstall APT (Removal Command)
$ sudo apt-get remove nama_package, Untuk menghapus package tetapi tidak menghapus file setting dari aplikasi tersebut
$ sudo apt-get purge nama_package ,Untuk menghapus package berikut file konfigurasi yang dibuatnya.
$ sudo apt-get autoremove nama_package,Untuk menghapus package dan dependencies dari package tersebut.

Synaptic Package Manager (Versi GUI dari APT)

Kamu bisa menggunakan package manager synaptic yang merupakan versi gui dari APT,jika belum terinstall secara default kamu bisa menginstall nya menggunakan perintah $ sudo apt-get install synaptic dan untuk menjalankan aplikasi synaptic kamu bisa mengetikan perintah $ sudo synaptic atau melalui main menu >administration > synaptic package manager
ubuntu package manager versi gui synaptic package manager

Mengelola Daemon/Service menggunakan Console Services Manager

Untuk sementara ini kamu hanya bisa mengelola (start,stop,restart)daemon/service menggunakan versi console service manager,walau ada versi gui namun versi gui hanya bisa melihat daftart aplikasi daemon yang ada di komputer mu.
Saya akan menggunakan systemd service manager dalam tutorial ini untuk mengelola (start, stop,restart) daemon/service manager dan jika kamu ingin versi GUI systemd kamu bisa menginstall package systemd-ui dengan perintah $ sudo apt-get install systemd-uidan untuk menjalankan nya gunakan perintah $ sudo systemadm
systemd gui service manager

service  command

perintah service merupakan utility untuk mengontrol(start,stop,restart) service terdahulu saat menggunakan service manager initd,namun karena telah familier maka perintah ini dipertahankan dan perintahnya diterjemahkan ke service manager yang baru yaitu systemd
Untuk menampilkan semua service yang ada kamu bisa menggunakan perintah $ service --status-all, tanda + berarti service sedang berjalan dan tanda – berarti service tidak berjalan.
Untuk melihat status service kamu bisa menggunakan perintah $ service nama_service status ,untuk restart service gunakan perintah $ sudo service nama_service restart dan untuk menghentikan service gunakan perintah $ sudo service nama_service stop

systemctl  command

systemctl merupakan aplikasi utility untuk  mengontrol (start,stop,restart) service) ketika linux menggunakan service manager systemd. Kamu tetap bisa menggunakan perintah service saat menggunakan ubuntu/linux mint untuk mengelola service.
Untuk menampilkan semua service yang ada kamu bisa menggunakan perintah $ systemctl list-unit-files,nama dan keterangan status semua service akan ditampilkan secara detail.
Untuk melihat status dan informasi service kamu bisa menggunakan perintah $ systemctl status nama_service  ,untuk restart service gunakan perintah $ sudo systemctl restart nama_service dan untuk menghentikan service gunakan perintah $ sudo systemctl stop nama_service
Gunakan fitur autocomplete dengan menekan tab setelah mengetikan systemctl untuk melihat perintah yang tersedia.
service manager versi console,systemd
KESIMPULAN
Aplikasi pada linux dikenal dengan package dan untuk memudahkan mengelola aplikasi kamu bisa menggunakan  package manager versi console (apt dan dpkg) atau menggunakan package manager vesi gui (synaptic package manager atau mininstall)
Salah satu karakteristik aplikasi/package pada linux adalah dia bertindak dan bekerja di background,tidak mempunyai tampilan dan tidak bisa berinteraksi dengan user secara langsung atau lebih dikenal dengan aplikasi service/daemon. Untuk mengontrol aplikasi service/daemon maka diperlukan service manager,kamu bisa menggunakan systemd service manager namun jika kamu ingin menghapus atau menginstall aplikasi service/daemon tetap kamu harus menggunakan package manager.

Perintah Linux untuk Mengetahui  distro,kernel dan versi linux

kamu bisa mengetahui nama distro,kernel, versi dan linux base yang sedang kamu gunakan dengan beberapa perintah antaralain:
[a] /etc/*-release file. [b] lsb_release command. [c] /proc/version file. [d] uname command
  • /etc/*-release file
    Kamu bisa mengetahui versi linux(distro) yang sedang berjalan dengan mengetikan perintah $ cat /etc/*-release
  • perintah lsb_release
    perintah lsb_release menampilkan LSB (Linux standar based) dan informasi detail tentang distro linux yang sedang kamu pakai sekarang. Cukup ketikan perintah $ lsb_release -a
    Jika tidak ada informasi yang ditampilkan dengan peringatan ‘no LSB module are avalible’ maka kamu perlu menginstall lsb terlebih dahulu dengan mengetikan perintah $ sudo apt-get install lsb
  • /proc/version file
    file /proc/version menyimpan informasi tentang versi kernal dan gcc yang digunakan,untuk melihat isifile kamu bisa menggunakan perintah $ cat /proc/verision
  • uname commandperintah $ uname -a bisa kamu gunakan untuk melihat informasi kernel linux yang sedang kamu pakai
    perintah linux untuk mengetahui distro kernel dan versi linux

Perintah Linux Untuk Mengetahui Informasi CPU

Dengan menggunakan perintah linux melalui command line interface /terminal kamu bisa mengetahui informasi detail CPU mulai kecepatan processor,jumlah core,cpu vendor,suhu processor ,kecepatan kipas pendingin dan informasi lain tentang CPU di linux mu
  • lscpu command dan /proc/cpuinfo file
    perintah $ lscpu akan menampilkan informasi cpu/processor secara total dalam format yang mudah dibaca  sedangkan perintah file /proc/cpuinfo menyediakan informasi detail tentang cpu/processor.kamu bisa melihat isi file /proc/cpuinfo dengan perintah $ cat /proc/cpuinfo
    perintah linux untuk melihat informasi CPU processor
  • Melihat informasi suhu CPU/processor di linux
    Untuk melihat informasi suhu CPU/processor dan kecepatan kipas pendingin di linux kamu bisa menggunakan perintah $ watch sensors namun jika aplikasi/package sensors belum terinstall kamu bisa menginstallnya dengan perintah $ sudo apt-get install sensord
    perintah linux untuk mengetahui suhu processor dan VGA

Perintah Linux Untuk Mengetahui Informasi Hardware dan Driver/modules

untuk melihat semua hardware dan interface yang digunakan  untuk saling berkomunikasi antar komputer kamu bisa menggunakan perintah $ sudo dmidecode sedangkan untuk melihat informasi driver yang terpasang pada hardware kamu bisa menggunakan perintah $ lspci -k.Driver pada linux dikenal degan modues /dynamic kernel modules (DKMS)
perintah linux untuk melihat driver dan hardware komputer

Perintah Linux Untuk Mengetahui Informasi Pengunaan Disk Storage/SSD/HDD dan Memori

Informasi harddisk- Kamu bisa melihat informasi /ssd/hdd/storage menggunakan perintah $ lsblk . Perintah ini menampilkan informasi drive yang terpasang (ssd/hdd/mmc/usb drive),kapasitas drive,type disk,partisi dan mount point.
Informasi system storage- Perintah $ df -h hanya menampilkan informasi  sorage volume/disk yang digunakan system dan telah dimount ke linux,informasi ini meliputi jenis filesystem,ukuran total storage volume,volume yang digunakan,volume sisa,presentase penggunaan volume dan mount point.
perintah linux untuk mengetahui informasi partisi dan volume hdd/ssd
Informasi memory- Untuk melihat informasi memory atau penggunaan ram kamu bisa menggunakan perintah $ free -m dan untuk melihat informasi detail penggunaan memory oleh aplikasi kamu bisa menggunakan perintah $ top .
Setelah kamu masuk ke top tekan tombol ‘M‘ untuk mengganti tampilan informasi memory,kamu bisa ngeluarkan menu help dengan menekan tombol ‘H’ untuk melihat fitur yang tersedia.Untuk keluar dari top gunakan tombol CTRL +C
perintah linux untuk mengetahui informasi memory

Melihat semua informasi komputer linux menggunakan aplikasi GUI

Jika linux yang kamu kelola bukan server tapi komputer desktop atau laptop kamu bisa menggunakan aplikasi hardinfo untuk melihat informasi system dan hardware komputermu melalui graphical user interface (GUI).Untuk menginstall aplikasi hardinfo gunakan perintah $ sudo apt-get install hardinfo atau kamu juga bisa menggunakan software manager untuk menginstall aplikasi hardinfo . Setelah terinstall kamu bisa menjalankan aplikasi hardinfo dengan perintah $ hardinfo atau bisa melalui main menu >administration > system profiler and benchmark
aplikasi gui linux untuk mengetahui semua informasi system dan hardware komputer

Struktur File Sistem di Linux

Struktur file sistem pada linux menggunakan prinsip 1 pohon banyak ranting dimana hanya ada 1 induk direktori atau folder yang menjadi induk dari semua direktori yang ada dalam sistem. Induk direktori ini dikenal dengan root yang bersimbolkan garis miring ‘/‘ dan sangat berbeda dengan windows yang menggunakan drive letter untuk induk direktori (C: D: E: dst)
Karena kondisi /model inilah maka semua partisi harus dimuat di bawah root direktori agar bisa diakses dan digunakan oleh linux dan tidak bisa berdiri sendiri. Memuat partisi kedalam struktur direktori linux dikenal dengan istilah mounting.
mounting pada file sistem linux
Terlihat bahwa partisi sda1-sda9 dimount ke struktur file system linux dibawah root ‘/’ direktori

Mengelola File dan Direktori Mengunakan Terminal Console Linux

Kamu bisa mengelola file dan folder/direktori (copy,paste,cut,delete,create)di linux menggunakan terminal berikut adalah beberapa perintah linux yang bisa kamu gunakan untuk navigasi dan mengelola file dan folder/direktori di linux
  • cd (Change Directory)
    digunakan untuk berpindah antar directory,cara menggunakan  nya cukup ketikan cd diiukuti dengan path direktori yang ingin kamu tuju misalnya $ cd /home/belajarlinux digunakan  untuk berpindah ke direktori /home/belajarlinux
  • pwd (Print Working Directory)
    digunakan untuk melihat lokasi direktori kamu berada saat ini
  • ls (list)
    Digunakan untuk menampilkan/list isi dari direktori. jika diketikan langsung maka akan menampilkan isi dari direktori kamu berada saat ini,namun juga bisa digunakan untuk melihat isi direktori lain dengan cara menambahkan path direktori setelah perintah ls. contoh untuk melihat isi folder /etc/ kamu bisa gunakan perintah $ ls /etc
    perintah dasar linux cd pwd dan ls
  • touch
    Touch merupakan perintah termudah untuk membuat file kosong dan bisa digunakan juga untuk merubah timestamp.Untuk membuat sebuh file kosong cukup kamu ketikan $ touch namafile1 kamu juga bisa membuat banyak file kosong sekaligus dengan mengetikan nama file lebih dari satu dipisahkan dengan spasi misal $  touch namafile1 namafile2 namafile3
  • mkdir (Make Directory)Digunakan untuk membuat folder, jika hanya mengetikan perintah $ mkdir namafolder maka akan membuat folder dimana kamu berada dan jika ingin membuat folder ditempat lain tanpa perlu ke folder tersebut maka kamu bisa menggunakan perintah mkdir /path/to/folder. Contoh jika kamu ingin membuat folder filem di direktori /home/belajarlinux maka kamu bisa membuat darimanapun kamu berada dengan perintah $ mkdir /home/belajarlinux/filem
  • cp (Copy)Digunakan untuk copy dan paste file dan direktori,cara menggunakan nya cukup mudah tinggal ketik $ cp /path/file/asal /path/file/tujuan
  • mv (Move)Digunakan untuk cut dan paste (memindahkan) file atau folder $ mv /path/to/asal /path/to/tujuan jika tujuan sama dengan asal maka cara ini bisa digunakan untuk rename file dan folder di linux
  • rm (Remove)perintah rm di linux bisa digunakan untuk menghapus apapun baik file ataupun folder , menambahkan opsi -rf akan menghapus seluruh folder dan isinya
  • rmdir (Remove Directory)rmdir hanya bisa digunakan untuk menghapus direktori/folder yang kosong, jika kamu ingin menghapus folder yang ada isinya maka kamu bisa menggunakan perintah $ rm -rf namafolder
    perintah dasar linux dan contohnya touch mkdir rm rmdir cp mv

Mengenal Perintah Linux Menggunakan Command Line Terminal

Kamu perlu mengenal struktur command line di linux apa lagi kalau kamu baru belajar linux atau kamu adalah pengguna windows sebelumnya.

Cara Memulai dengan Terminal Emulator Linux

Untuk masuk ke terminal kamu perlu membuka aplikasi terminal emulator yang ada di menu pilih accessories kemudian klik Terminal. Jadi untuk kedepanya kamu bakal menggunakan cara ini untuk mengikuti setiap panduan perintah linux disini.
cara membuka terminal di linux

Cara Membaca Struktur Perintah Linux

saat kamu menggunakan aplikasi berbasis GUI maka terdapat banyak simbol/infografik yang menggambarkan fungsi dari setiap tombol,pada command line interface /terminal tidak ada icon dan hanya ada deretan text dan symbol. Warna,Symbol dan text pada command line interface/terminal linux mempunyai sejuta makna jadi kamu harus paham makna dari simbol tersebut.
mengenal dan penjelasan jendela command line terminal linux
Keterangan
A. ‘belajarlinux’ merupakan user yang sedang kamu pakai saat ini
B. ‘belajarlinux-virtualbox’ merupakan nama komputer linux mu (hostname /computername)
C. Lokasi folder/directory kamu berada saat ini, symbol ~ menandakan kamu berada di home directory user yang aktif saat ini (A)
D. symbol pagar/hastag (#) menandakan kamu sedang login menggunakan user root dan tanda/symbol dolar ($) menandakan kamu login menggunakan user biasa (bukan root)
E.Jika kamu login/mengaktifkan user root maka nama user akan akan hilang dan hanya nampak hostname/computername nya saja ‘belajarlinux-virtualbox’
F.perintah linux yang kamu ketik

Root Privilages

Hak akses tertinggi/mutlak di linux adalah root (seperti administrator saat kamu menggunakan windows).
Beberapa aplikasi/command dan file memerlukan hak akses root agar aplikasi bisa dijalankan dan file bisa dibaca,kamu bisa menggunakan hak akses root dengan menambahkan perintah sudo diawal setiap perintah/command yang ingin kamu jalankan.
menjalankan aplikasi dengan hak akses root menggunakan sudo ubuntu linux mint

Cara Masuk Sebagai Root di Linux

Jika kamu ingin menjalankan perintah yang komplek dan tidak mau repot mengetikan sudo disetiap awal perintah,kamu bisa login sebagai root menggunakan perintah $ sudo -i atau bisa juga dengan perintah $ su dan untuk keluar dari root kamu bisa menggunakan perintah # exit

Menggunakan Terminal Emulator Untuk Menjalankan Perintah Linux

Setelah aplikasi terminal emulator dijalankan dan terbuka maka kamu sekarang sudah bisa menjalankan perintah linux dengan cara mengetikan nya, ada beberapa hal dasar tetapi sangat berguna sebagai bekal kamu belajar memperdalam perintah linux.
Menjalankan Aplikasi menggunakan Terminal- Walau perintah linux juga merupakan aplikasi (aplikasi jenis console tanpa gui) namun kamu juga bisa menjalankan aplikasi GUI melalui terminal. Misalnya jika kamu ingin membuka aplikasi browser firefox menggunakan terminal maka kamu hanya perlu mengetikan perintah firefox dan huwala firefox akan terbuka.
cara menjalankan aplikasi gui melalui terminal linux
Membatalkan Perintah- Ketika aplikasi firefox berhasil kamu jalankan melalui terminal maka terminal mu akan menampilkan status/debugdari firefox tersebut, dan untuk membatalkan atau menutup forefox dari terminal kamu bisa menggunakan kombinasi tombol CTRL + C, kombinasi Control +C bisa kamu gunakan untuk keluar dari semua jenis command yang sedang berjalan di terminal.
Autocomplete Perintah Linux- saat kamu mengetik perintah linux ataupun alamat directory kamu bisa menggunakan fitur auto complete,fitur ini memungkinkan linux memberi sugesti atau menebak command apa yang akan kamu ketik sehingga kamu tidak usa repot-repot mengetik perintah linux secara lengkap.Dengan menggunakan fitur auto complete pengetikan command akan lebih cepat dan lebih tepat karena kamu tau command apa saya yang tersedia dengan hanya mengetikan sebagian text.
Fitur auto complete bisa kamu gunakan dengan cara kamu mengetik sebagian perintah  lalu menekan tombol Tab
menggunakan fitur auto complete saat mengetik perintah linuxPada contoh gambar diatas saya mengetikan cat /etc/X11 lalu saya menekan tab dan linux memberi tau isi folder /etc/X11 sehingga saya bisa masuk ke folder yang saya maksud tanpa perlu menghafalkan lolasi lengkap directory yang saya maksud. saat saya ingin mengetik cat saya cuman mengetik ca lalu pencet tab dan saat mau ngetik /etc/ saya cuman ngetik /et lalu pencet tab.Dengan fitur ini kamu bisa lebih cepat mengetik perintah linux tanpa perlu menghafalkan secara penuh.
Membersihkan Layar- Jika layarmu sudah penuh sesak dengan output perintah linux yang telah kamu ketik dan ingin membersihkan nya kamu cukup mengetikan perintah clear
History Command- Saat kamu telah menjalankan perintah linux kamu bisa mengakses perintah linux yang telah kamu ketik sebelum nya dengan menggunakan tombol panah atas bawah,fitur ini sangat praktis karena kamu tidak perlu mengetik perintah yang sama berulang-ulang,cukup gunakan panah atas dan bawah
Keluar dari terminal dan aplikasi- kamu bisa keluar dari terminal menggunakan cukup mengetikan perintah exit, exit juga bisa digunakan untuk keluar dari kondisi tertentu misalnya kamu berganti user atau remote mesin lain menggunakan ssh.
Dokumentasi dan Manual Perintah Linux- Perintah linux identik dengan opsi-opsi ,kamu tidak perlu menghafalnya karena disetiap perintah linux telah menyertakan dokumentasi atau manual penggunaan setiap perintah linux.
Kamu bisa melihat menu help untuk melihat opsi/parameter yang tersedia untuk setiap perintah linux yang ada dengan cara menambahkan parameter/opsi –help diakhir perintah linux. Contoh : ls –help 
cara melihat opsi parameter perintah linux dengan --help
untuk melihat dokumentasi lengkap cara penggunaan perintah linux yang kamu inginkan kamu bisa menggunakan perintah man diikuti perintah linux yang ingin kamu lihat manual nya. contoh : man ls
cara melihat manual perintah linux dengan manuntuk menggulung kamu bisa gunakan spasi dan untuk keluar kamu tekan tombol Q
KESIMPULAN
Menggunakan terminal untuk menjalankan perintah linux tidak sesulit yang kamu bayangkan, karena walau berbasis console namun fitur pengetikan perintah lengkap sehingga kamu tidak perlu mengetikan perintah linux secara penuh karena telah ada fitur auto complete.
Menggunakan command line interface /console di linux merupakan media utama untuk bisa berinteraksi dan mengendalikan linux sepenuhnya.